Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan segenap kasih sayang dan karunianya yang telah mempersatukan hati dan jiwa dari belahan bumi di SMA PCC. Shalawat serta salam semoga tersampaikan kepada suri tauladan nabi Muhammad SAW, kepada kaluarga, sahabat, tabi’in hingga kepada umatnya.
Detik-detik terus bergulir, tak terasa telah melalui rangkaian peristiwa yang mendewasakan bumi. Begitupun dengan kehidupan dan kebersamaan kita, berbagai masa telah kita alami, ada canda tawa, keharuan dan air mata, karena kehidupan ini tak selamanya indah.kebersamaan kita tak selamanya terhias, ada saat kita harus berpisah.
Tiga tahun sudah berlalu, terasa begitu cepat bagi yang sudah dapat menikmatinya, atau sebaliknya terasa begitu lama yang belum bisa menikmatinya. Suka dan duka, pahit dan getir, sedih dan gembira, mewarnai hari hari di sekolah kita. Semua bisa menjadi kenangan indah jika kita mampu merangkai sejarah untuk mengenang masa lalu. Bukankah tontonan film baru bisa menarik ketika ada cerita konflik. Bukankah lomba panjat pinang baru menarik ketika sudah berkali-kali jatuh bangun. Itulah seni dalam kehidupan. Ia membutuhkan benturan, konflik, sedih, marah, emosi baru bisa dijadikan kenangan indah. Asal semua masih dalam batas pengendalian…
Kini saatnya memang kita harus berpisah, mudah- mudahan hanya perpisahan fisik saja. Hati, fikiran, jiwa dan perasaan semoga masih terus berkumpul. Inilah yang lebih bernilai ketimbah fisik bersatu tetapi hati berpisah. Berkumpul untuk dapat mewarnai sejarah, berkumpul untuk mengapai cita-cita bersama, berkumpul untuk membangun obsesi besar, yaitu membangun peradaban.
Sekedar mengantarkan proses pendewasaan dari masa kanak-kanak hingga menjadi dewasa, rasanya tiga tahun sudah bisa dikatakan cukup. Tetapi untuk menyiapkan manusia unggul hingga bisa menjadi agen agen perubahan dan perbaikan, rasaya masih jauh dari cukup.. . zukses buat angkatan III ya!
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusSegala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan
BalasHapussegenap kasih sayang dan karunianya yang telah
mempersatukan hati dan jiwa dari belahan bumi di SMA PCC. Shalawat serta salam semoga tersampaikan kepada suri tauladan
nabi Muhammad SAW, kepada kaluarga, sahabat, tabi’in
hingga kepada umatnya.
Detik-detik terus bergulir, tak terasa telah melalui
rangkaian peristiwa yang mendewasakan bumi.
Begitupun dengan kehidupan dan kebersamaan kita,
berbagai masa telah kita alami, ada canda tawa,
keharuan dan air mata, karena kehidupan ini tak
selamanya indah.kebersamaan kita tak selamanya
terhias, ada saat kita harus berpisah.
Tiga tahun sudah berlalu, terasa begitu cepat bagi
yang sudah dapat menikmatinya, atau sebaliknya terasa
begitu lama yang belum bisa menikmatinya. Suka dan
duka, pahit dan getir, sedih dan gembira, mewarnai
hari hari di sekolah kita. Semua bisa
menjadi kenangan indah jika kita mampu merangkai
sejarah untuk mengenang masa lalu. Bukankah
tontonan film baru bisa menarik ketika ada cerita
konflik. Bukankah lomba panjat pinang baru menarik
ketika sudah berkali-kali jatuh bangun. Itulah seni
dalam kehidupan. Ia membutuhkan benturan, konflik,
sedih, marah, emosi baru bisa dijadikan kenangan
indah. Asal semua masih dalam batas pengendalian…
Kini saatnya memang kita harus berpisah, mudah-
mudahan hanya perpisahan fisik saja. Hati, fikiran, jiwa
dan perasaan semoga masih terus berkumpul. Inilah
yang lebih bernilai ketimbah fisik bersatu tetapi hati
berpisah. Berkumpul untuk dapat mewarnai sejarah,
berkumpul untuk mengapai cita-cita bersama,
berkumpul untuk membangun obsesi besar, yaitu
membangun peradaban.
Sekedar mengantarkan proses pendewasaan dari masa
kanak-kanak hingga menjadi dewasa, rasanya tiga
tahun sudah bisa dikatakan cukup. Tetapi untuk
menyiapkan manusia unggul hingga bisa menjadi agen
agen perubahan dan perbaikan, rasaya masih jauh dari
cukup.. . zukses buat angkatan III ya!