Akibat Yang Kita Dapat Adalah Dari Apa Yang Kita Perbuat
Diterjemahkan oleh Durri Misbahussurur Lc
Guru SMA Plus Cendikia Cikeas
Ulama'-ulama' dahulu pernah bercerita tentang seorang laki-laki yang memiliki ayah yang sudah tua renta, setiap hari laki-laki tersebut selalu melayani segala kebutuhan ayahnya sampai akhirnya dia merasa bosan dan letih.
Pada puncaknya, laki-laki tersebut berniat membunuh sang ayah di tengah padang pasir, agar tidak diketahui oleh orang lain. akhirnya, sang laki-laki menggendong ayahnya dan dijatuhkan begitu saja ke atas pasir. Mendapat perlakuan yang tidak sopan dari anaknya, sang bapak lantas bertanya.
Bapak : " Wahai anakku, apa yang hendak engkau lakukan kepadaku "?
Anak : " Aku hendak membunuhmu".
Mendengar jawaban itu, sang bapak langsung terkejut kemudian berkata.
Bapak : " Wahai anakku, apakah ini balasannya ? Setelah semua kebaikan yang aku lakukan kepadamu dari kecil sampai sekarang ?
Anak : " Aku harus membunuhmu, kamu telah membuatku muak, bosan dan capek karena mengurusi segala kebutuhanmu selama bertahun-tahun."
Bapak : " Wahai anakku, bila memang engkau harus membunuhku, maka janganlah engkau bunuh aku disini ! Tapi bunuhlah aku di padang pasir berikutnya.
Anak : " Kenapa kamu ingin aku bunuh disana ?!"
Bapak : " Wahai anakku, bila memang akibat yang akan aku dapat adalah karena apa yang telah aku perbuat maka bunuhlah aku di padang pasir berikutnya ! karena di tempat itulah dulu aku membunuh ayahku....dan sekarang engkau berhak melakukan hal serupa kepadaku.
( Mahmud Almishri. Laa tahzan...Wab tasim lil hayat : 607 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar